Tips Membaca dan Memahami Lebih Cepat

BBi

Anda mungkin sering mengalami kejadian ini. Anda membaca, namun nyaris tidak menambah apa-apa dalam struktur pemahaman. Atau, kalaupun Anda memahami sedikit materi bacaan, Anda cukup yakin informasi itu tidak akan bertahan lama dalam struktur pengetahuan di kepala Anda.

Jika demikian, besar kemungkinan selama ini Anda melakukan kegiatan membaca dengan begitu saja, tanpa persiapan. Anda membiarkan apapun yang Anda baca masuk begitu saja sekenanya, tanpa memetakan terlebih dahulu struktur informasi apa yang harus Anda peroleh dari kegiatan membaca itu.

Lakukan tips berikut setiap kali Anda akan membaca. Tips ini akan sangat membantu dalam membangun dan mempercepat Anda menambang informasi dari bacaan. Ini seperti melakukan pengenalan track dulu sebelum memulai balapan. Artinya, Anda akan membaca dan memahami dengan jauh lebih cepat dibanding tanpa persiapan.

Berikut tips praktis yang ditulis dalam 5 artikel terpisah untuk memudahkan Anda belajar:

  1. Perjelas Tujuan dan Perhatikan Sampul Buku
  2. Familiarisasi Materi Lalu Buat Prediksi
  3. Lihat Ulasan, Endorsement dan Perhatikan Daftar Isi
  4. Simak Glosarium dan Baca Pendahuluan
  5. Scan Sebelum Membaca Lalu Gunakan Teknik Membaca Cepat

Biasakan melakukan tips di atas dan dijamin, Anda akan membaca jauh lebih cepat dari biasanya.

 Tetapkan Tujuan dan Periksa Cover Buku

Tips Pertama: Perjelas Tujuan

Definisikan tujuan Anda sebelum membaca.

Jika Anda akan membaca, perjelas dulu tujuan Anda. Untuk apa Anda membaca ini? Apa informasi yang harus Anda dapatkan setelah membaca artikel, koran, buku, atau bab ini?

Dengan demikian, setiap kali mata Anda menemukan informasi yang terkait dengan tujuan, tanpa disadari mekanisme pengetahuan Anda akan meng-input data tersebut secara otomatis ke dalam struktur pengetahuan yang sedang dibangun.

Tips Kedua: Perhatikan Sampul Buku

Perhatikan sampul buku dan judulnya. Apakah sampul buku, judul, jenis font, warna, atau coraknya juga memberi gambaran tentang isi buku? Mengapa ada gambar tertentu di sampul buku? Buku tentang perjuangan seorang tokoh tentu akan berbeda gambar, corak dan jenis font yang dipilih dengan buku tentang kesalehan hati, misalnya.

Jika membaca artikel atau majalah, memperhatikan foto, ilustrasi, atau tema keseluruhan dari majalah edisi itu pun akan sangat membantu.

Familiarisasi Materi dan Prediksi Isi Bacaan

Tips Ketiga: Familiarisasi Materi

Pada dasarnya, semakin Anda terbiasa, kenal, atau familiar dengan istilah, konsep maupun bidang pengetahuan dari apa yang akan Anda baca, Anda akan semakin cepat membaca dan memahaminya. Demikian juga jika Anda sudah mengenal gaya atau struktur tulisan seorang penulis tertentu, misalnya.

Sebelum Anda mulai membaca, lakukan sedikit review mengenai apa yang sudah Anda ketahui tentang subyek yang akan Anda baca itu. Misalnya jika Anda akan membaca tentang pendidikan anak, beri kepala Anda waktu beberapa menit untuk sedikit mengingat kembali apa yang sudah diketahuinya tentang itu. Hal yang sama juga dilakukan untuk subyek-subyek lainnya: betapapun sederhananya, atau sulitnya, subyek pengetahuan yang akan dibaca.

Dengan demikian, kepala Anda akan mempersiapkan dulu struktur pengetahuan yang relevan dengan apa yang akan Anda baca. Materi baru yang akan Anda baca itu akan melengkapi struktur tersebut, atau justru merombak dan memperbaiki struktur itu. Dengan selalu melakukan familiarisasi, strukturisasi dan restrukturisasi konsep seperti ini, apa yang Anda baca biasanya akan sangat lama Anda ingat dalam kepala Anda.

Tips lain, bisa juga Anda lakukan satu hal lagi: baca terlebih dahulu (secara sepintas) glosarium atau penjelasan istilah yang digunakan dalam buku tersebut di belakang, jika ada. Ini akan sangat membantu kepala Anda mempersiapkan struktur konsep yang akan dibangunnya.

Tips Keempat: Buat Prediksi

Biasakan untuk membuat prediksi tentang materi bacaan sebelum membaca. Coba perkirakan apa isi tersebut, tentang apa, bagaimana cara penulis menjelaskannya, dan apa kesimpulannya. Lakukan ini sebelum membaca.

Jika Anda akan membaca novel, misalnya, dari cover, sinopsis maupun corak art-cover nya, prediksi bagaimana kisahnya, seperti apa tokohnya, bagaimana jalan ceritanya, dan sebagainya.

Kebiasaan ini akan membuat kegiatan membaca menjadi sangat menarik. Apa yang Anda baca akan membuktikan bahwa Anda benar, atau justru sebaliknya: isinya di luar dugaan Anda. Benar atau salah, dua-duanya membuat membaca materi ini menjadi sesuatu yang ‘menantang’ dan mengasyikkan.

Dan tentu saja, mempercepatnya.

Lihat Ulasan, Endorsement dan Daftar Isi

Tips Kelima: Lihat Ulasan maupun Endorsement

Biasanya di sampul buku juga dicantumkan beberapa kalimat yang merupakan kutipan pendapat tokoh-tokoh tertentu tentang buku tersebut. Kalimat-kalimat semacam ini disebut endorsement.

Harus diakui, banyak sekali yang pencantumannya sekedar untuk mendongkrak angka penjualan. Kadang kalimatnya hanya pujian kosong, kurang berisi, bahkan ada pula yang agak out of context. Namun di sisi lain, ada pula endorsement yang bermutu dan kritis.

Terlepas dari itu, endorsement ini sangat bermanfaat untuk mengambil sedikit gambaran tentang isi buku. Anda bisa mengetahui pada sisi apa buku ini kuat, aspek apa yang menonjol, bagaimana gaya penyajiannya, dan lain sebagainya.

Dengan memancing clue semacam ini ke dalam kepala Anda sejenak sebelum membaca, Anda telah mempersiapkan struktur konsep di kepala. Ini membantu Anda paham lebih cepat.

Di sisi lain, Anda juga bisa membuktikan reputasi para endorser itu maupun penerbitnya.

Apakah mereka tidak obyektif dan bisa mengatakan apa saja demi mendongkrak penjualan sebuah buku meski isinya mengecewakan?

Atau apakah para endorser maupun penerbit itu cukup obyektif tentang isinya?

Jika endorsement tidak obyektif, Anda bisa lebih berhati-hati memilih buku dengan endorser atau penerbit yang sama.

Sebaliknya jika endorser memberi penjelasan bermutu dan bermanfaat, Anda bisa mencatat siapa saja endorser dan apa penerbitnya sebagai pertimbangan pembelian buku berikutnya.

Efek sampingnya, selain mempercepat bacaan dan pemahaman? Anda akan… kritis mengenai sebuah buku dan isinya.

Tips Keenam: Baca (dan Perhatikan) Daftar Isi

Tidak ada yang lebih menggambarkan isi sebuah buku daripada ‘Daftar Isi’ nya. Mungkin ini tips yang terpenting untuk saya sendiri. Saya tidak pernah membaca sebuah buku tanpa terlebih dahulu memperhatikan daftar isinya.

Daftar isi adalah gambaran skema isi buku. Apa yang lebih menggambarkan sebuah konsep selain skema tentang itu? Akan ada sangat banyak clue yang bisa Anda ambil dari sana.

Cara penyajian? Kesimpulan? Up and downs? Sudut pandang penulis? Gagasan inti? Semua ada di sana. Gunakan saja sedikit imajinasi dan prediksi, Anda sudah memegang garis besar gagasannya.

Simak Glosarium dan Baca Pendahuluan

Tips Ketujuh: Simak Sejenak Glosarium

Tips ini sudah saya singgung sedikit di tips kedua, Familiarisasi Materi. Memang benar, menyimak glosarium sejenak bisa membuat kita memperkirakan ruang lingkup pembahasan dalam buku tersebut.

Glosarium adalah susunan alfabetis dari terminologi-terminologi khusus yang digunakan dalam buku tersebut, yang disertai dengan definisi ataupun apa yang dimaksud penulis dengan penggunaan istilah terkait. Hampir semua buku yang baik akan menyertakan glosarium di dalamnya, yang biasanya diletakkan di bagian belakang buku tersebut.

Tentu tidak perlu Anda hapalkan. Cukup luangkan sejenak untuk menyimak, sekedar memberi gambaran pada kepala Anda agar mulai melengkapi platform struktur pengetahuannya dengan istilah-istilah yang ada, secukupnya.

Ini seperti mulai memperkirakan wilayah jalan-jalan mana saja yang harus Anda tempuh. Tentu perjalanan akan lebih mudah diperkirakan, dan kemungkinan Anda tersesat dalam perjalanan (membaca) akan lebih kecil.

Dan seiring dengan pembacaan, Anda akan semakin memahami apa makna kata-kata itu, dan relevansinya dengan pengetahuan yang sedang Anda tambahkan. Ini akan membuat kegiatan membaca menjadi menyenangkan, karena Anda merasakan bahwa pengetahuan Anda memang benar-benar bertambah.

Tips Kedelapan: Baca Pengantar atau Pendahuluan

Umumnya orang yang pernah saya tanya, cenderung melewati Pengantar atau Pendahuluan begitu saja, dan langsung membaca Bab Pertama.

Membaca Kata Pengantar, atau Pendahuluan, sebenarnya sangat penting untuk dilakukan sebelum mulai mengambil informasi. Di bagian inilah biasanya penulis memberi gambaran terkait latar belakang penulisannya, konteksnya, tujuannya, dan semacam itu. Intinya, dari bagian inilah justru Anda bisa menangkap dari arah mana penulis akan membawa kita ‘masuk’ dan ‘memahami’nya.

Mana yang lebih membuat Anda cepat mengerti: Anda mengobrol dulu dengan seorang pakar tentang konsep yang akan diterangkannya sebelum Anda mengikuti paparannya, atau Anda masuk dan duduk begitu saja ke dalam sebuah ruangan untuk mencoba menyimak apa yang akan diterangkannya. Tentu sangat berbeda kan?

Baca Preface, kata pengantar atau pendahuluan, titik. Itu sangat penting. Anda bahkan akan bisa menerangkan buku tersebut berisi apa dan bagaimana, hanya dari membaca kata pengantarnya. Jika Anda langsung masuk ke Bab I, Anda tidak akan bisa melakukannya.

Tips Kesembilan: Scan Sebelum Membaca

Jangan langsung membaca. Belum.

Jika Anda sudah melakukan kedelapan tips sebelumnya, lakukan satu hal penting terakhir: scan.

To scan artinya ‘to look over quickly and systematically.’ Scanning dalam hal ini, maksudnya melihat-lihat isi buku dengan cepat namun sistematis. Ini perlu dilakukan terutamanya ketika Anda membaca non-fiksi.

Seperti ketika Anda menyimak sejenak daftar isi, kali ini lakukan hal yang sama. Jika Anda ingin membaca bab satu misalnya, bukalah lembar demi lembar bab pertama itu. Tapi kali ini, simak judul dan subjudulnya, juga isinya, namun secara cepat dan sistematis.

Coba perkirakan ada di mana bagian yang pentingnya. Coba identifikasi sejenak mana konsep inti, dan mana bagian penjelas-penjelasnya. Berhenti sejenak pada bagian yang memang berisi informasi yang Anda butuhkan atau Anda cari, tapi jangan terlalu lama sehingga Anda tenggelam di bagian itu. Ingat, ini sekedar melakukan pemetaan terakhir.

Selanjutnya, ketika nanti Anda sudah memasuki bab dua, bab tiga dan seterusnya, lakukan hal yang sama terlebih dahulu. Percayalah, anda akan membaca jauh lebih cepat dengan melakukan ini terlebih dulu.

Tips Kesepuluh: Baca. Dengan teknik-teknik Membaca Cepat.

Sekarang Anda bisa mulai membaca. Jika semua tips tadi sudah, Kata Pengantar atau Pendahuluan pun sudah, silakan mulai memasuki Bab Pertama. Tapi saya tekankan sedikit: dengan teknik-teknik Membaca Cepat.

Percayalah, kali ini anda akan membaca dan memahami jauh lebih cepat dari biasanya. Meskipun anda belum sepenuhnya menguasai teknik-teknik membaca cepat, tetap saja: dengan tips-tips ini anda akan membaca dan memahami jauh lebih cepat.
Selamat mencoba. http://www.membacacepat.com/artikel/tips-membaca-dan-memahami-lebih-cepat/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s